Beritainfonusantara.com
Panti, Jember 07-02-26 – Rangkaian acara Haflatul Imtihan di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum 02 Kasian Legong, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, diisi dengan penyampaian mutiara hikmah kedua oleh KH. Kholilurrahman. Tausiyah beliau membawa suasana haru, reflektif, sekaligus penuh semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Dalam pengantarnya, KH. Kholilurrahman mengenang kedekatan emosional beliau dengan Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum. Sejak masa lalu, beliau mengaku kerap diajak menghadiri pengajian di pesantren tersebut, lantaran hubungan persahabatan yang erat antara para sesepuh beliau dengan almarhum Kiai Syahadi Syafi’i, pendiri Ponpes Mamba’ul Ulum. Beliau pun mendoakan agar silaturahmi keilmuan dan spiritual tersebut senantiasa tersambung dan diwariskan hingga anak cucu.
Memasuki inti tausiyah, KH. Kholilurrahman mengajak seluruh hadirin untuk menyambut Ramadan dengan rasa bahagia dan kesiapan lahir batin. Ia menjelaskan bahwa bulan Rajab merupakan bulan Allah, sedangkan Ramadan adalah bulan umat, di mana seluruh amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Namun demikian, beliau juga mengingatkan bahwa perbuatan maksiat pun dilipatgandakan dosanya, sehingga umat Islam dituntut lebih menjaga diri, lisan, dan perbuatan.
> “Mari kita jaga Ramadan dengan sebaik-baiknya, karena ia adalah kesempatan besar untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah,” pesan beliau.
0-0x0-0-0#Lebih lanjut, KH. Kholilurrahman menyampaikan tiga golongan orang yang tergolong celaka. Pertama, orang yang ketika disebut nama Nabi Muhammad SAW namun tidak membaca sholawat. Kedua, orang yang masih memiliki kedua orang tua, tetapi tidak menjadikan keberadaannya sebagai sebab orang tuanya masuk surga, sehingga pentingnya berbakti, menghormati, dan mengabdi kepada kedua orang tua menjadi penekanan utama dalam tausiyah tersebut. Ketiga, orang yang menjumpai bulan Ramadan namun tidak mampu menjadikannya sebagai jalan keselamatan dari api neraka.
Tausiyah ini menjadi pengingat kuat bagi santri dan jamaah agar tidak menyia-nyiakan waktu, kesempatan, dan nikmat yang telah Allah berikan, khususnya di bulan suci Ramadan.
Dengan tersampaikannya mutiara hikmah dari KH. Kholilurrahman, Haflatul Imtihan Ponpes Mamba’ul Ulum 02 semakin bermakna sebagai momentum penguatan iman, akhlak, dan kesiapan spiritual santri dalam menghadapi bulan penuh ampunan dan keberkahan.
Pewarta:limsh







