Beritainfonusantara.com
*Jelbuk, Jember* – Program *Gus’e Menyapa* kembali digelar, kali ini bertempat di *Kecamatan Jelbuk*, dengan dihadiri seluruh *kepala desa se-Kecamatan Jelbuk*, *kader Posyandu se-Kecamatan Jelbuk*, serta unsur *Muspika Kecamatan Jelbuk*. Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan dan dialog langsung antara Gus’e dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, *Gus’e* menjelaskan alasan dirinya aktif *berkeliling desa dan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat*. Menurutnya, kegiatan ini merupakan *wujud terima kasih dan penghargaan* kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan sehingga beliau *Terpilih di pesta demokrasi tahun lalu*.
> “Saya hadir langsung ke desa-desa sebagai bentuk terima kasih atas dukungan panjenengan semua. Amanah ini bukan ringan, dan saya butuh kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” tegas Gus’e.

Gus’e juga menyoroti persoalan serius yang saat ini dihadapi Kabupaten Jember, yakni *tingginya angka kematian bayi dan kematian ibu melahirkan*, yang disebut sebagai *tertinggi di Jawa Timur*. Oleh sebab itu, Gus’e mengajak seluruh pihak, khususnya *kader Posyandu*, untuk menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan program-program kesehatan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gus’e menegaskan bahwa:
* *Seluruh warga Jember cukup dengan KTP Jember dapat berobat gratis*
* *Ibu hamil dan proses persalinan ditanggung gratis*
* Masyarakat diminta tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia
Selain itu, Gus’e juga menghimbau terkait *usia kehamilan yang ideal*, yakni *21 hingga 37 tahun*, guna meminimalisir berbagai risiko kesehatan baik bagi ibu maupun calon bayi.
> “Usia hamil yang produktif sangat menentukan keselamatan ibu dan bayi. Ini penting untuk disampaikan secara masif oleh kader Posyandu kepada masyarakat,” ujar Gus’e.
Tak hanya soal kesehatan, Gus’e juga menyampaikan pesan penting mengenai *ilmu pengetahuan*. Ia mengingatkan bahwa *ilmu adalah lentera bagi pemiliknya*, yang akan menerangi jalan kehidupan.
> “Mencari ilmu itu dimulai sejak lahir hingga masuk ke liang lahat. Karena itu, kader Posyandu harus memiliki pemahaman dan ilmu yang cukup agar mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan *Gus’e Menyapa* di Kecamatan Jelbuk ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, desa, kader Posyandu, dan Muspika dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jember.
Pewarta: lim,sh










