Beritainfonusantara.com

JEMBER – Dengan adanya program Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar, banyak yang sudah terlihat telah dilaksanakan dengan serentak proyek pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Jember.

Progran revitalisasi satuan pendidikan yang bersumber dari APBN Tahun anggaran 2026, Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) di SDN Sruni 01 yang berlokasi di Dusun Darungan Desa Sruni Kecamatan Jenggawah sudah menunjukan bukti bahwa pekerjaan pembangunan proyek berjalan dengan lancar dan aman.

Pembangunan proyek yang dikerjakan antara lain :
1.Rehabilitasi emang kelas dengan tingkat kerusakan minimal sedang beserta perabot 12 ruang.
2.Rehabilitasi ruang guru dengan tingkat kerusakan ringan dengan perabot 1 ruang.
3.Rehabilitasi ruang kepala sekolah dengan tingkat kerusakan 1 ruang.
4.Pembangunan toilet dan sanitasi baru.
5.Rehabilitasi toilet dengan kerusakan sedang.

Dengan dana anggaran sebesar Rp.2.263.820.000.00 dengan waktu pelaksanaan masa kerja 120 hari kalender mulai dari 31 Agustus sampai dengan 28 Desember 2026.

Kepala Sekolah SDN Sruni 01 Anik Ernawati, S.Pd, saat di wawancarai di ruang kerjanya pada Kamis (15/10/2026), menjelaskan bahwasanya program revitalisasi ini dikerjakan dengan sebaik-baiknya dan sesuai prosedur.

“Ini akan menjadi bukti bahwa kepedulian pemerintah kepada dunia pendidikan sangat tinggi, juga membantu untuk melancarkan pendidikan untuk kegiatan belajar mengajar di lembaga ini”.

“Terima kasih kepada Presiden, Kementrian Pendidikan, Bupati, Dinas Pendidikan dan semua yang sudah terlibat dalam program kegiatan revitalisasi ini, yang mana selama ini belum terjamah untuk pembangunan rehabilitasi, selalu di nantikan lantaran kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan di SDN Sruni 01 dengan jumlah murid 265 yang berasal dari Desa Sruni sendiri, Desa Jatimulyo juga Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah dan Desa Tempurejo Kecamatan Tempurejo karena SDN Sruni 01 berada di perbatasan Kecamatan Jenggawah dan Tempurejo.

Blue-Professional-Digital-Marketing-Solutions-To-Boost-Your-Business-Instagram-Portrait-Dibuat-denga

Dimana program Revitalisasi ini ada batas waktu pekerjaan 120 hari, kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan di kurang lebihnya 8 musholla yang berdekatan dengan lokasi sekolah dan juga rumah salah satu wali murid yang rumahnya dijadikan kelas selama pembangunan sekolah berjalan.

Dengan adanya program Revitalisasi ini kita bisa membenahi kelas, dan mudah-mudahan kami semua bisa bekerja lebih baik lagi, profesional dan lebih semangat lagi, meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, mencerdaskan anak bangsa, dan para guru lebih giat lagi juga nyaman di dalam kelas.

Ia berharap setelah kami menyelesaikan program Revitalisasi ini, pendidikan di SDN Sruni 01 semakin maju dan prestasi murid bisa tercapai secara maksimal juga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih baik lagi.

Abdul Rohim, S.Pd, salah satu guru menjelaskan tentang pembangunan revitalisasi yang di kerjakan saat ini yaitu pembangunan 13 ruang kelas, toilet baru, rehab toilet, ruang kepala sekolah dan ruang guru, penataan lingkungan juga meubeler.

“Kedepannya semua murid bisa belajar dengan tenang aman dan nyaman di dalam kelas yang bersih dan bagus dan layak untuk di tempati dengan adanya suasana kelas yang baru ini.

Untuk sarana dan prasarana sudah lengkap, kami meningkatkan lagi prestasi akademiknya, kualitas pendidikan akan meningkat khususnya di Kecamatan Jenggawah.

Ia berharap program revitalisasi ini tetap berjalan, karena masih banyak sekolah-sekolah yang tidak layak yang memprihatinkan kondisinya apalagi di daerah pelosok”.
(Vans/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *