Ahli Peringatkan Potensi Banjir Bandang Jember Berulang, Mengingatkan Pola Bencana Aceh

 

Beritainfonysantara.com

Jember — Dua dekade setelah banjir bandang besar melanda Kabupaten Jember pada 1 Januari 2006, para ahli kebencanaan menilai potensi bencana serupa masih tinggi dan dapat terulang. Peringatan ini disampaikan dengan merujuk pada pola bencana alam di Indonesia, termasuk Aceh, yang berulang dalam rentang waktu berbeda.

Whats-App-Image-2025-11-29-at-17-43-18

 

Banjir bandang Jember 2006 menewaskan puluhan warga dan merusak ratusan rumah di Kecamatan Panti, Kemiri, dan sekitarnya. Penelitian mengungkap bahwa bencana tersebut terjadi akibat jebolnya bendungan alami di hulu Sungai Kaliputih setelah hujan ekstrem, melepaskan air dan material besar ke wilayah hilir.

 

Menurut ahli hidrologi, pola seperti ini bukan sekali terjadi. “Banyak bencana alam di Indonesia yang memiliki karakter berulang. Aceh adalah contohnya. Tsunami besar pernah terjadi berabad-abad lalu dan terulang dahsyat pada 2004. Polanya menunjukkan bahwa kondisi alam tertentu dapat memicu bencana kembali jika tidak diantisipasi,” ujar seorang peneliti kebencanaan Universitas Gadjah Mada.

Blue-Professional-Digital-Marketing-Solutions-To-Boost-Your-Business-Instagram-Portrait-Dibuat-denga

Ia menegaskan bahwa banjir bandang Jember, seperti bencana Aceh, menunjukkan bagaimana faktor alam—topografi, kondisi tanah, curah hujan ekstrem—bertemu dengan kerentanan lingkungan akibat perubahan tata guna lahan. Kombinasi inilah yang menciptakan pola bencana yang mungkin terulang.

 

Kerusakan hutan di daerah hulu, perubahan fungsi lahan, dan melemahnya daya serap tanah dinilai memperbesar risiko penggulangan bencana di Jember. Studi juga mencatat adanya retakan tanah dan zona rawan longsor di kawasan hulu Sungai Kaliputih, yang dapat membentuk bendungan alami baru.

 

Meski begitu, para ahli menekankan bahwa potensi berulangnya bencana tidak berarti peristiwa serupa akan terjadi dalam waktu dekat. “Bencana berulang bukan berarti terjadi setiap tahun. Namun jika kondisi pemicunya tetap sama, sejarah punya peluang untuk kembali,” ujar seorang aktivis lingkungan di Jember.

 

Pemerintah daerah diminta memperkuat mitigasi, memperbarui peta kerawanan banjir bandang, serta meningkatkan pengawasan terhadap kawasan hulu. Edukasi warga dan sistem peringatan dini dinilai sangat diperlukan, terutama jelang puncak musim hujan.

 

“Pengalaman Aceh dan Jember sama-sama mengajarkan bahwa ingatan kolektif terhadap bencana harus dijaga. Lengah sedikit saja, pola alam bisa menuntut ulang,” tambahnya.

 

Dengan meningkatnya intensitas hujan di awal tahun ini, warga di sepanjang aliran sungai diminta tetap waspada terhadap kenaikan debit air dan potensi longsor di wilayah perbukitan.

 

Pewarta: Lim,sh

  • Related Posts

    Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke 128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas!

    beritainfonusantara.com ‎ ‎Manokwari Utara –  Di sela-sela padatnya kegiatan TMMD Reguler ke-128 Kodim 1801/Manokwari, terselip sebuah pemandangan yang begitu sederhana namun menyentuh hati, yaitu makan siang bersama warga di bawah…

    Letkol Juni Fitriyan Bangga Prajurit Ksatria Condromowo Lolos Seleksi Diktuba

    beritainfonusantara.com Jember – Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang II TA 2026 yang berlangsung di  Sekolah Calon Bintara (Secaba) Rindam V/Brawijaya Sukorejo Jember. Sabtu (18/04/2026). Satuan ini melatih fisik,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke 128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas!

    • By ketum
    • Mei 1, 2026
    • 2 views
    Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke 128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas!

    Curhatan Warga Desa Balung Tutul Diduga Digusur Tanpa Kompensasi, Dua Keluarga Hidup Memprihatinkan

    • By ketum
    • April 24, 2026
    • 4 views
    Curhatan Warga Desa Balung Tutul Diduga Digusur Tanpa Kompensasi, Dua Keluarga Hidup Memprihatinkan

    Letkol Juni Fitriyan Bangga Prajurit Ksatria Condromowo Lolos Seleksi Diktuba

    • By ketum
    • April 19, 2026
    • 4 views

    Danrindam V/Brw Resmi Buka Diktuba TNI AD Gel.II Tahun 2026 di Secaba Jember

    • By ketum
    • April 18, 2026
    • 4 views
    Danrindam V/Brw Resmi Buka Diktuba TNI AD Gel.II Tahun 2026 di Secaba Jember

    Gerakan Penanaman Pohon Dalam Rangka HUT Ke 80 Persit Kartika Chandra Kirana Oleh Persit KCK Cabang LVII Yonarmed 8/UY

    • By ketum
    • April 16, 2026
    • 3 views
    Gerakan Penanaman Pohon Dalam Rangka HUT Ke 80 Persit Kartika Chandra Kirana Oleh Persit KCK Cabang LVII Yonarmed 8/UY

    Ratusan Wisudawan Unhan RI Dikukuhkan, Salah Satunya Letkol Juni Fitriyan

    • By ketum
    • April 9, 2026
    • 5 views
    Ratusan Wisudawan Unhan RI Dikukuhkan, Salah Satunya Letkol Juni Fitriyan